Ular King Kobra Garaga Gigit Panji Petualang Lagi, Kru Panik dan Kesulitan, Begini Kondisi Panji

Pecinta reptil, Panji Petualang mengalami kejadian mengerikan karena digigit ular king kobra Garaga.
Momen Panji didigit ular tersebut terekam saat dia membuat vlog di
shelter dekat rumahnya.
Awalnya, ia sedang berbincang dengan temannya yang datang berkunjung ke
shelter tersebut.
Namun, tiba-tiba Panji menuju ke kandang Garaga untuk mengecek kondisi
ular king kobra kesayangannya.
Apes, tangan Panji Petualang malah kena gigitan sang raja ular. Ia
terlihat kaget melihat Garaga yang tiba-tiba mengigit tangannya.
Panji pun langsung diam tak menggerakan tangannya, sedangkan krunya
tampak panik dan memberikan pertolongan pertama.
Panji pun tampak tenang dan mengoleskan alkohol menggunakan kapas ke
luka gigitan di tangannya.
Kemudian, Panji pun mencoba menenangkan ular king kobra tersebut. Ia
mengetes reaksi sang ular yang tiba-tiba menggigitnya.
Namun, mood Garaga tampaknya semakin buruk. Ia beberapa kali hampir
mengigit Panji lagi.
Ujungnya, hewan berbisa mematikan itu malah loncat keluar kandang. Hewan
itu berdiri dan mengembangkan hood-nya di atas lantai.
Panji pun meminta satu di antara krunya, Alprih untuk memasukkan Garaga
ke dalam kandang.
Ia memberikan safety tools berupa stik khusus untuk menangani ular.
Namun, Alprih tidak bisa menaklukan sang raja. Ekor Garaga yang semula
di dalam kandang justru keluar kandang.
Ular itu terlihat ganas dan sulit ditangani oleh kru Panji Petualang.
Akhirnya, Panji ikut turun tangan mengambil ular king kobra itu untuk
membantu Alprih.
Mereka pun berhasil memasukkan kembali hewan berbisa yang sempat viral
itu ke dalam kandang.
Momen tersebut terlihat dalam vlog Panji Petualang yang diunggah pada
Senin, 1 Februari 2021.

Pada kolom komentar, Panji menjelaskan waktu kejadian Panji digigit
ular tersebut.
Ia menyampaikan kabarnya kini baik-baik saja. Ahli ular itu juga
mengingatkan bahwa apa yang dialaminya sangat berbahaya.
"Kejadian 3 hari lalu, inilah alasan mengapa saya tidak
merekomendasikan freehandle karena keberuntungan tidak selalu
menyertai kita.
Terimakasih untuk semua yang mendoakan. Alhamdulillah hingga hari ini
saya baik-baik saja," kata Panji Petualang, Senin (1/2/2021).
Sebagai informasi, Panji Petualang bukan sekadar pecinta hewan reptil,
ia juga ahli ular profesional.
Oleh karena itu, semua adegan Panji saat menangani ular tidak untuk
ditiru, terutama untuk orang awam yang tidak berpengalaman.
Sebelumnya Panji Petualang Pernah Digigit Garaga Juga
Bukan kali pertama Panji digigit ular bernama Garaga. Sebelumnya, ia
juga pernah kena gigitan ular king kobra itu.
Kala itu, ia digigit saat Garaga sedang viral-viralnya di dunia maya.
Tiba-tiba ular king kobra bernama Garaga menggigit Panji Petualang
saat hendak diperiksa kandangnya.

Serangan sang raja ular terjadi secara mengejutkan dan di luar dugaan.
Hal ini diakui Panji Petualang melalui vlog terbarunya yang diunggah
pada 31 Desember 2019. Terekam kamera jari manis Panji Petualang
berdarah.
Ia duduk termangu bersandar ke dinding depan kandang Garaga. Kulit
jarinya sampai sobek karena terkena gigitan ular king kobra.
Berdasarkan kronologinya, Panji memang dalam kedaan kondisi tubuh yang
lelah saat sedang memeriksa ular king kobra.
Saat subuh atau di pagi buta, Panji Petualang bersama seseorang dari
timnya, Yoga masih mengurus hewan peliharaan.
"Jadi kejadiannya tak diinginkan, tadi aku ngegergaji kandang igunana
karena dipake kandang anak biawak, sama Yoga berdua.
Kita capek banget karena emang banyak banget kegiatan kemarin itu
sampai tadi subuh Panji masih otak-atik ular sama Yoga berdua," kata
Panji Petualang.
Setelah itu, ia kemudian menuju rumahnya yang satu lagi. Rumah itu
memang digunakan menjadi tempat untuk menyimpan kandang-kandang
karantina dari hewan peliharaannya.
Disebutkan, Panji bertujuan untuk memindahkan boks kosong ke rumah
tersebut.
Kemudian, ia pun sekalian memeriksa kandang Garaga. Tujuannya untuk
melihat apakan ular king kobra di kandang itu buang air besar atau
tidak.
Namun, kejadian tak terduga pun terjadi. Panji Petualang justru kena
gigitan sang raja ular.
Panji Petualang mengaku, kala itu gerak refleksnya memang berkurang
karena kondisi yang belum istirahat atau kelelahan.
Saat menggigit, satu taring ular king kobra Garaga pun menembus jari
Panji.
"Pas liat ekornya dia buang air atau enggak, aku udah capek, refleks
ku kurang, (langsung) digigit di sini, langsung masuk satu taring,"
kata Panji Petualang sambil menunjukkan jari tangan yang digigit
Garaga.
Panji menyebut, ular berukuran jumbo itu memang sedang dalam fase akan
ganti kulit. Menurutnya, karakter raja ular memang sensitif saat akan
ganti kulit dan matanya juga jadi agak rabun.
"Si Garaga kan mau ganti kulit, saat fase ganti kulit king kobra itu
sensitif banget, iseng lah kita buka kita cek dan hal yang tidak
diinginkan itu terjadi. Mungkin karena masih rabun kulit matanya masih
abu-abu tertutup," katanya.
Lalu, bagaimana nasib Panji Petualang setelah digigit king kobra kala
itu?
Panji mengaku kondisinya sudah agak baikan.
"Tadi waktu subuh masih biru, cuma alhamdulillah ditiupin istri,
sembuh sekarang bisa kumpul sama kalian," katanya.
Namun, terlihat jarinya masih agak lebam dan bengkak.
"Masih ada lebam sedikit, keliatan lebih gede dikit karena walau
bagaimana tetap lah bisa masuk ke badan," katanya sambil menunjukkan
jari bekas gigitan Garaga.
Selain itu, Panji Petualang juga mengaku masih merasa pegal di
tangannya dan tak enak badan yang kemungkinan efek dari bisa ular
akibat gigitan Garaga.
"Jujur kadang pegel juga, daritadi enggak enak badan, walaupun
terlihat ceria ini badan masih enggak enak karena mungkin ada beberapa
bisa yang masuk ke sini. Walaupun satu taring, bisa king kobra,
berbahaya," ujarnya.
Menurutnya, baru kali ini ia digigit ular king kobra Garaga. Walaupun
begitu, sebelumnya Panji Petualang juga sempat beberapa kali kena
gigitan ular king kobra lain.
Namun, hidupnya beruntung karena masih selamat dari gigitan ular
berbisa yang mematikan itu.
"Ini juga kesalahan datang dari Panji, Garaga lagi fase sensitif dia
lagi mau ganti kulit, aku ganggu, akhirnya dia nyerang, refleksku
kurang, lagi capek juga, subuh juga kondisinya, kena cantol," ujarnya.
Kemudian, ia juga berpesan agar orang lain tidak senasib dengannnya.
Menurutnya harus tetap hati-hati jika memelihara ular berbisa.
"Intinya aku juga mau ngingetin bagi temen-temen yang memelihara ular
berbisa, reptiler harus hati-hati lagi, harus lebih menjaga
keselamatan karena celaka itu bisa kapan aja. Jangan sombong jangan
takabur karena ketika kalian sombong ketika kalian takabur kalian
tinggal nunggu waktu kapan kalian celaka," katanya.
(*)